ZONA INTEGRITAS

Berita

Peristiwa

Showbiz

Ad Placement

Foto

Video

Jumat, 02 Oktober 2026

Wing Udara 3 Puspenerbal Gelar Kenaikan Pangkat Periode 1 Oktober 2026.

Wing Udara 3 Puspenerbal Gelar Kenaikan Pangkat Periode 1 Oktober 2026.

TNI AL - Puspenerbal (02/10/2026)
‎Wing Udara 3 Puspenerbal menggelar dua kegiatan Kenaikan Pangkat Periode 1 Oktober 2026 bertempat di Crew Room Rajawali Laut Puspenerbal di Juanda dan di Mako Wing Udara 3 Puspenerbal.

Kegiatan kenaikan Pangkat di Crew Room Rajawali Laut Puspenerbal Juanda dipimpin langsung oleh Komandan Wing Udara 3 Kolonel Laut (P) Arief Sukmono Akbar, M.Tr.Opsla. Kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan personel Wing Udara 3 Puspenerbal di Biak yang sedang melaksanakan penugasan di Juanda. Sedangkan upacara kenaikan pangkat di Mako Wing Udara 3 Puspenerbal di Biak diikuti oleh seluruh Personel dipimpin oleh Pasminlog Wing Udara 3 Puspenerbal Letkol Laut (E) Budi Kurniawan. A.Md., S.T., M.T. yang mewakili Komandan Wing Udara 3 Puspenerbal yang sedang melaksanakan tugas di Juanda.
‎
‎Dalam upacara tersebut, kenaikan pangkat diberikan kepada Perwira, Bintara, dan Tamtama Wing Udara 3 Puspenerbal dimana kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan dan kepercayaan organisasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian personel dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan pangkat dan jabatan yang diamanahkan.
‎
‎Dalam amanatnya, Komandan dan Pasminlog Wing Udara 3 Puspenerbal menegaskan bahwa kenaikan pangkat diharapkan menjadi motivasi untuk meningkatkan profesionalisme, disiplin, tanggung jawab, serta semangat pengabdian dalam melaksanakan setiap tugas demi kemajuan satuan dan TNI Angkatan Laut.

Kamis, 01 Oktober 2026

AKBP Agung Tribawanto: Semangat Pancasila Harus Hidup dalam Pelayanan Polres Pasaman Barat

POLRES PASAMAN BARAT | Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026 menjadi momentum bagi jajaran Polres Pasaman Barat untuk kembali meneguhkan semangat persatuan, pengabdian dan kepedulian terhadap masyarakat. Di bawah kepemimpinan Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., M.H., nilai-nilai Pancasila menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian untuk memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.

Hari Kesaktian Pancasila tidak hanya dimaknai sebagai agenda seremonial tahunan, tetapi juga sebagai momentum untuk mengingat kembali pentingnya persatuan dan kebersamaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Semangat tersebut relevan dengan tugas Polri yang setiap hari bersentuhan langsung dengan berbagai lapisan masyarakat.

AKBP Agung Tribawanto bersama jajaran Polres Pasaman Barat terus mendorong kehadiran personel di tengah masyarakat. Komunikasi, kepedulian terhadap lingkungan, deteksi dini serta langkah pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan menjadi bagian dari upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Pasaman Barat merupakan daerah dengan keberagaman masyarakat, sehingga semangat persatuan menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga stabilitas wilayah. Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda dan seluruh elemen warga terus dibutuhkan untuk menghadapi berbagai persoalan secara bersama-sama.

Nilai Pancasila juga tercermin melalui pelayanan kepolisian yang mengedepankan profesionalitas, humanitas dan kepastian hukum. Setiap personel dituntut menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab sehingga kehadiran Polri tidak hanya dirasakan ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga melalui pelayanan dan pencegahan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Di bidang lalu lintas, jajaran Satlantas Polres Pasaman Barat di bawah Kasat Lantas AKP Nanin Aprilia Fitriani turut menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat melalui pengaturan, pengamanan, edukasi dan penegakan hukum lalu lintas. Keselamatan pengguna jalan menjadi bagian penting dari pelayanan kepolisian yang langsung bersentuhan dengan aktivitas masyarakat setiap hari.

Momentum Hari Kesaktian Pancasila juga mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya menjaga persatuan di tengah derasnya arus informasi. Masyarakat diharapkan semakin bijak menerima informasi, melakukan verifikasi sebelum menyebarkannya serta menghindari tindakan yang dapat memicu kesalahpahaman maupun perpecahan.

Bagi Polres Pasaman Barat, menjaga keamanan merupakan tanggung jawab yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, membangun komunikasi dengan warga, memperkuat kepedulian terhadap lingkungan dan meningkatkan sinergitas menjadi bagian dari upaya menjaga kamtibmas secara berkelanjutan.

Peringatan 1 Oktober 2026 menjadi refleksi bahwa nilai Pancasila dapat diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Polisi hadir menjalankan tugas dan pelayanan, sementara masyarakat turut berperan menjaga lingkungan, menaati aturan dan menciptakan suasana kehidupan yang aman serta harmonis.

Dengan semangat Hari Kesaktian Pancasila, Polres Pasaman Barat meneguhkan komitmen untuk terus memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat. Persatuan, gotong royong, kepedulian dan penghormatan terhadap hukum menjadi bagian dari semangat pengabdian jajaran Polres Pasbar dalam menjaga keamanan wilayah sekaligus membangun kepercayaan masyarakat.

POLRI BERSAMA MASYARAKAT

TIM RMO

Reza Chairul Akbar dan Yudho Huntoro Tegaskan Lalu Lintas Aman sebagai Fondasi Mobilitas Sumbar yang Tangguh

DITLANTAS POLDA SUMBAR | Semangat Hari Jadi ke-81 Provinsi Sumatera Barat menjadi momentum bagi Direktorat Lalu Lintas Polda Sumbar untuk meneguhkan kembali komitmen pelayanan kepada masyarakat melalui terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas. Pesan tersebut disampaikan Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., bersama Wadirlantas Polda Sumbar AKBP Yudho Huntoro, S.I.K., M.I.K., pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Hari Jadi ke-81 Sumatera Barat bukan sekadar penanda perjalanan waktu, tetapi juga menjadi ruang refleksi mengenai bagaimana pembangunan daerah terus bergerak dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Dalam konteks lalu lintas, mobilitas yang aman merupakan salah satu unsur penting yang menopang aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan publik dan kehidupan sosial masyarakat.

Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq menempatkan keselamatan berlalu lintas sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran personel lalu lintas di jalan bukan hanya berkaitan dengan pengaturan kendaraan, tetapi juga menyangkut perlindungan terhadap setiap pengguna jalan.

Momentum Hari Jadi Sumatera Barat ke-81 juga membawa pesan “Sumbar Tumbuh, Sumbar Tangguh”. Semangat tersebut memiliki makna bahwa kemajuan daerah membutuhkan dukungan berbagai sektor, termasuk sistem transportasi yang aman, tertib dan mampu mendukung pergerakan masyarakat secara berkelanjutan.

Bagi jajaran Ditlantas Polda Sumbar, jalan raya merupakan ruang publik yang digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Pengemudi kendaraan pribadi, angkutan umum, pengendara sepeda motor, pejalan kaki hingga pelaku aktivitas ekonomi memiliki hak yang sama untuk mendapatkan ruang lalu lintas yang aman.

Karena itu, pendekatan kepolisian lalu lintas tidak semata-mata bertumpu pada penegakan hukum. Edukasi, pencegahan, pelayanan dan komunikasi dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran berlalu lintas. Pola tersebut sejalan dengan upaya Ditlantas Polda Sumbar memperkuat budaya keselamatan di tengah masyarakat.

Reza Chairul Akbar dalam berbagai kegiatan kepolisian lalu lintas juga menekankan pentingnya kehadiran personel yang profesional sekaligus humanis. Sikap anggota ketika berhadapan dengan masyarakat menjadi bagian dari wajah pelayanan Polri yang dirasakan langsung oleh pengguna jalan.

Penguatan budaya tertib berlalu lintas membutuhkan keterlibatan masyarakat. Kepatuhan terhadap rambu, penggunaan perlengkapan keselamatan, pengendalian kecepatan serta penghormatan terhadap pengguna jalan lainnya merupakan perilaku sederhana yang memiliki dampak besar terhadap keselamatan bersama.

Ditlantas Polda Sumbar juga terus mendorong edukasi kepada berbagai kelompok masyarakat, termasuk generasi muda. Program Police Goes to Campus, misalnya, menjadi salah satu bentuk pendekatan edukatif untuk menanamkan kesadaran hukum dan keselamatan berlalu lintas sejak lingkungan pendidikan.

Di sisi lain, perkembangan teknologi turut menjadi bagian dari transformasi pelayanan lalu lintas. Penguatan sistem penegakan hukum berbasis elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) diarahkan untuk mendukung proses penegakan hukum yang lebih terukur dan sesuai ketentuan.

Bagi masyarakat, transformasi tersebut diharapkan tidak sekadar dipahami sebagai perubahan cara penindakan. Lebih jauh, teknologi harus mampu mendorong perubahan perilaku sehingga masyarakat memahami bahwa keselamatan dan kepatuhan merupakan kebutuhan bersama.

Kehadiran personel Ditlantas di lapangan tetap menjadi bagian penting dalam menjaga situasi lalu lintas. Ketika kepadatan meningkat, petugas harus mampu melakukan pengaturan secara cepat dan tepat agar arus kendaraan tetap berjalan serta potensi gangguan keselamatan dapat diminimalkan.

Pengalaman Ditlantas Polda Sumbar dalam melaksanakan kegiatan pelayanan menunjukkan bahwa pengaturan lalu lintas dapat berjalan beriringan dengan pendekatan sosial. Dalam kegiatan JELBUSA, misalnya, personel tidak hanya melakukan pengaturan lalu lintas, tetapi juga menghadirkan aksi sosial kepada masyarakat yang sedang melakukan perjalanan.

Wadirlantas Polda Sumbar AKBP Yudho Huntoro turut menjadi bagian dari penguatan internal organisasi. Kedisiplinan personel, kesiapan menghadapi dinamika lalu lintas serta konsistensi memberikan pelayanan menjadi unsur yang terus ditekankan dalam pelaksanaan tugas.

Apel dan pengarahan pimpinan menjadi salah satu sarana untuk menyamakan persepsi jajaran. Setiap personel diingatkan bahwa tugas lalu lintas bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat sehingga dibutuhkan ketelitian, tanggung jawab dan sikap profesional dalam setiap pelaksanaan tugas.

Pada momentum Hari Jadi ke-81 Sumatera Barat, pesan tersebut memperoleh konteks yang lebih luas. Daerah yang terus berkembang membutuhkan mobilitas masyarakat yang semakin aman dan tertib, terutama ketika aktivitas ekonomi, pendidikan, perdagangan dan pariwisata terus bergerak.

Keselamatan lalu lintas dengan demikian bukan hanya tanggung jawab kepolisian. Pemerintah daerah, pengelola jalan, dunia pendidikan, komunitas, pelaku usaha dan masyarakat pengguna jalan memiliki peran masing-masing dalam membangun ekosistem transportasi yang berkeselamatan.

Dirlantas Polda Sumbar Reza Chairul Akbar juga menempatkan komunikasi publik sebagai bagian dari upaya membangun kepercayaan. Imbauan keselamatan harus disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami, sementara penegakan hukum tetap dilaksanakan secara profesional dan sesuai aturan.

Semangat “Sumbar Tumbuh, Sumbar Tangguh” akhirnya tidak berhenti pada slogan peringatan. Di jalan raya, semangat tersebut dapat diwujudkan melalui perilaku sederhana: mematuhi aturan, menghargai pengguna jalan lain, tidak mengemudi secara berbahaya dan selalu menempatkan keselamatan sebagai prioritas.

Memasuki usia ke-81, Sumatera Barat terus bergerak dengan seluruh potensi masyarakatnya. Dari ruang pengabdian lalu lintas, Ditlantas Polda Sumbar meneguhkan pesan bahwa pertumbuhan daerah perlu berjalan bersama ketertiban, keselamatan dan pelayanan publik yang semakin dekat dengan masyarakat.

Melalui momentum tersebut, Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq bersama Wadirlantas AKBP Yudho Huntoro menyampaikan semangat pengabdian untuk seluruh masyarakat Sumatera Barat. Polri untuk masyarakat, dengan keselamatan berlalu lintas sebagai bagian dari upaya menjaga kehidupan, aktivitas dan masa depan masyarakat di Ranah Minang.

Katim RMO Group | Wyndoee

Rabu, 30 September 2026

Kodaeral X Perkuat Sinergi TNI, Bersih-Bersih Danau Sentani dan Pasar Lama Sentani dalam Karya Bakti "TNI Peduli Sampah"

Kodaeral X Perkuat Sinergi TNI, Bersih-Bersih Danau Sentani dan Pasar Lama Sentani dalam Karya Bakti "TNI Peduli Sampah"

Jayapura – Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) X turut ambil bagian dalam Karya Bakti bertema "TNI Peduli Sampah" untuk memperingati HUT Ke-81 TNI Tahun 2026. Kegiatan dilaksanakan di dua lokasi di Kecamatan Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, yaitu Dermaga Yahim Danau Sentani dan lingkungan Pasar Lama Sentani, Rabu (30/9/2026).

Kegiatan dipimpin Pasiter Korem 172, Mayor Inf Edy Ponco Wibowo, dan diikuti sekitar 100 personel gabungan. Bersama personel Kodaeral X, hadir pula prajurit dari Korem 172, Denzipur 10 Kyd, Yonif TP/810, Yon TP 815, Yonif 12 Marinir, Lanud Silas Papare, dan Yon Parako 481 Pasgat.

Dari jajaran TNI AL, Letda Laut (KH) Ferdi Hariyanto (Paur Dalprogar Sathantai) turut hadir bersama Letda Pas Franika (Dankima Yon Parako 481 Pasgat). Hadir pula Letda Samy G. A (WS Dankiban Yon TP 815) dan Letda Kal Supardiyono (Kasubsi Kaporbama Lanud Silas Papare).

Lokasi 1: Dermaga Yahim, Danau Sentani

Seluruh personel melaksanakan apel kelengkapan di Penjagaan Yonif 12 Marinir pukul 05.50 WIT, lalu bergeser dan tiba di Dermaga Yahim pukul 07.50 WIT. Usai apel dan pembagian sektor pembersihan, pekerjaan dimulai pukul 08.30 WIT. Para prajurit, termasuk personel Kodaeral X, bahu-membahu membersihkan area dermaga dan perairan. Pada pukul 09.45 WIT, sampah eceng gondok dipindahkan dari kapal konveyor ke truk sampah.

Lokasi 2: Lingkungan Pasar Lama Sentani

Selain di Danau Sentani, kegiatan juga digelar di lingkungan Pasar Lama Sentani. Personel membersihkan area pasar dari sampah demi mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat yang beraktivitas di sana.

Kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar. Dari pembersihan di Danau Sentani, terkumpul sampah eceng gondok dan plastik sebanyak kurang lebih empat truk.

Melalui kegiatan ini, Kodaeral X bersama satuan TNI lainnya menunjukkan kepedulian nyata terhadap kelestarian lingkungan dan masyarakat Sentani, sekaligus mempererat kerukunan dan sinergitas antarsatuan TNI di wilayah Jayapura.

Peringati HUT ke-81 TNI, Wadan Kodaeral IX Pimpin Ziarah di TMP Kapahaha Tantui

Peringati HUT ke-81 TNI, Wadan Kodaeral IX Pimpin Ziarah di TMP Kapahaha Tantui

TNI AL-Kodaeral IX, Ambon (30/9/2026). Wakil Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Wadan Kodaeral) IX, Laksamana Pertama TNI Dr. Muhammad Risahdi, memimpin Upacara Ziarah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kapahaha, Tantui, Kota Ambon, Maluku, Rabu (30/9/2026).

Upacara ziarah tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI di wilayah Maluku yang mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Wadan Kodaeral IX memimpin penghormatan kepada arwah para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan, kedaulatan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kegiatan diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan dan mengheningkan cipta, dilanjutkan peletakan karangan bunga di tugu TMP Kapahaha sebagai simbol penghormatan dan penghargaan atas jasa serta pengorbanan para pahlawan.

Rangkaian upacara kemudian diakhiri dengan penghormatan terakhir kepada arwah para pahlawan, foto bersama, serta tabur bunga di pusara para pahlawan oleh para peserta ziarah.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kasdam XV/Pattimura Brigjen TNI Wawan Pujiatmoko, Danrem 151/Binaiya Brigjen TNI Raffles Manurung, Danrindam XV/Pattimura Brigjen TNI Irfan Amir, Danguspurla III Laksma TNI Andri Kristianto, Danlanud Pattimura Kolonel Pnb. Adhi Safarul Akbar, Kasatpol PP Maluku Dr. Muhammad Malawat, Karo Rena Polda Maluku Kombes Pol. Sachroni Anwar, Asintel Kejati Maluku Diky Oktavia, serta para pejabat utama dan satuan kerja TNI-Polri dan instansi pemerintah lainnya.

Pasukan upacara terdiri atas gabungan pejabat utama TNI-Polri, gabungan perwira menengah dan perwira pertama tiga matra TNI, Batalyon Infanteri 733/Masariku, prajurit Kodaeral IX, Lanud Pattimura, ASN gabungan, serta anggota Dharma Pertiwi.

Bagi TNI, ziarah ke makam pahlawan tidak sekadar menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari besar nasional. Kegiatan ini merupakan momentum untuk mengenang kembali sejarah perjuangan bangsa sekaligus meneguhkan kesadaran bahwa kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia tidak diperoleh dengan mudah, melainkan melalui pengorbanan jiwa, raga, dan keteguhan para pendahulu bangsa.

"Nilai-nilai keberanian, patriotisme, rela berkorban, persatuan, dan kecintaan terhadap tanah air yang diwariskan para pahlawan menjadi pesan penting yang perlu terus diteruskan kepada generasi penerus," terang Wadan Kodaeral lX usai pelaksanaan Ziarah.

Menurutnya, melalui kegiatan ziarah, generasi muda diharapkan tidak hanya mengenal nama dan sejarah para pahlawan, tetapi juga memahami nilai perjuangan yang dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap disiplin, tanggung jawab, persatuan, serta pengabdian kepada bangsa dan negara.

Bagi prajurit TNI lanjutnya, penghormatan kepada para pahlawan sekaligus menjadi pengingat akan jati diri dan tugas pengabdian. Semangat perjuangan para pendahulu diharapkan terus menjadi sumber motivasi untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI serta senantiasa hadir bersama rakyat.

Momentum HUT ke-81 TNI ini diharapkan semakin memperkuat semangat kebersamaan, soliditas, dan sinergi TNI-Polri bersama pemerintah daerah serta seluruh komponen bangsa dalam menjaga persatuan dan membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. (@Dispen Kodaeral IX).

Taruna AAL Tingkat III Angkatan 73 Ikuti Workshop Hukum Laut Internasional

Taruna AAL Tingkat III Angkatan 73 Ikuti Workshop Hukum Laut Internasional

Surabaya, 30 September 2026

Dalam rangka meningkatkan wawasan hukum laut yang tajam serta memperkuat profesionalisme penegakan kedaulatan hukum laut, Akademi Angkatan Laut (AAL) menggelar Workshop Hukum Laut Internasional (HLI) yang dibuka oleh Kepala Departemen Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Kadepiptek) AAL Kolonel (KH) Dr. Muhamat Saikhu, S.Ag., M.A.P. dengan pemateri Dosen Fakultas Hukum Universitas Airlangga Dr. Nilam Andalia Kurniasari, S.H., LL.M. bertempat di Gedung Salahutu Komplek Candrasa, Bumimoro Surabaya, Rabu (30/9).

Kegiatan yang diikuti oleh Taruna AAL Tingkat III Angkatan 73 ini menjadi forum strategis untuk memperdalam pemahaman terhadap sistem peradilan, norma hukum yang berlaku, serta konsekuensi dari setiap pelanggaran yang bertentangan dengan hukum laut. Melalui pendekatan edukatif, dialogis, dan berbasis studi, peserta diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai penegakan hukum di laut dalam setiap pelaksanaan tugas menjaga kedaulatan perairan Indonesia.

Sasaran dari dilaksanakannya Workshop ini adalah terwujudnya calon perwira dan pengawal kedaulatan laut yang cakap dalam hal taktis dan operasional alutsista dan memiliki wawasan hukum yang tajam. Setiap mengambil tindakan, keputusan dan penegakan hukum diatas kapal perang di wilayah peraiaran yuridiksi nasional berlandaskan pada ketentuan hukum yang berlaku, baik hukum laut nasional maupun hukum laut internasional.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto melalui Unit PPA Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Bullying

POLRES PASAMAN BARAT | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasaman Barat melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) terus memperkuat langkah pencegahan terhadap bullying dan kekerasan yang menyasar anak-anak. Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi sekaligus pelatihan kepada lingkungan sekolah di SD Islam Terpadu Cahaya Makkah, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, Selasa, 29 September 2026.

Kegiatan yang dilaksanakan Kanit PPA Satreskrim Polres Pasaman Barat Ipda Admi Pandowita itu diarahkan untuk memberikan pemahaman sejak dini kepada lingkungan pendidikan mengenai berbagai bentuk bullying, kekerasan terhadap anak, serta langkah yang dapat dilakukan apabila muncul ancaman maupun tindakan kekerasan.
Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., M.H. melalui Kasat Reskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, S.Tr.K. menyampaikan bahwa edukasi menjadi bagian penting dalam membangun sistem pencegahan terhadap kekerasan anak, terutama karena anak membutuhkan perlindungan dari lingkungan terdekatnya.

Menurut Kasat Reskrim, pencegahan tidak cukup hanya dilakukan setelah sebuah perkara terjadi. Kesadaran mengenai bentuk-bentuk kekerasan, keberanian melapor, serta kemampuan mengenali tanda-tanda terjadinya bullying perlu dibangun sejak anak berada di lingkungan pendidikan.

Dalam sosialisasi tersebut, Unit PPA Satreskrim Polres Pasaman Barat memberikan pemaparan mengenai perkara kekerasan terhadap anak di bawah umur sekaligus menjelaskan sejumlah faktor yang dapat menjadi pemicu terjadinya bullying di kalangan pelajar.
Materi juga diarahkan untuk membuka pemahaman bahwa bullying bukan sekadar persoalan candaan antarsiswa. Tindakan yang dilakukan berulang dan menimbulkan tekanan atau dampak terhadap anak perlu mendapat perhatian serius dari lingkungan sekolah maupun keluarga.

Selain membahas pencegahan bullying, personel Unit PPA turut memberikan penjelasan mengenai tata cara melaporkan apabila terjadi ancaman kekerasan seksual terhadap anak. Pemahaman tersebut diharapkan membuat pihak sekolah mengetahui langkah yang harus ditempuh ketika menemukan atau menerima informasi mengenai dugaan kekerasan.

Kasat Reskrim menegaskan bahwa perlindungan terhadap anak membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Guru, orang tua dan lingkungan pendidikan memiliki posisi penting dalam melakukan pengawasan sekaligus memberikan bimbingan kepada anak, baik ketika berada di sekolah maupun setelah kembali ke rumah.

Peran majelis guru juga menjadi perhatian dalam upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman. Pengawasan diperlukan untuk mencegah terjadinya tindakan bullying, baik yang dilakukan antarsiswa maupun kemungkinan kekerasan dalam relasi antara pengajar dan siswa.

Di sisi lain, keluarga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam mata rantai perlindungan anak. Komunikasi antara orang tua dan anak dapat membantu membuka ruang bagi anak untuk menyampaikan persoalan yang dialaminya, termasuk ketika menghadapi tekanan, ancaman atau tindakan yang membuatnya merasa tidak aman.

Langkah edukatif yang dilakukan Unit PPA Satreskrim Polres Pasaman Barat tersebut mendapat respons positif dari pihak SD Islam Terpadu Cahaya Makkah. Kegiatan dihadiri Ketua Yayasan beserta jajaran, Ketua Unit TK, SD dan SMP, para ustaz dan ustazah serta majelis guru Cahaya Makkah.

Melalui kegiatan tersebut, Satreskrim Polres Pasaman Barat menegaskan pentingnya membangun kepedulian bersama terhadap keselamatan anak. Pencegahan bullying dan kekerasan bukan hanya menjadi tugas aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan kepedulian sekolah, keluarga dan seluruh lingkungan masyarakat agar anak dapat tumbuh serta belajar dalam suasana yang aman.

TIM RMO


Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi